Yamaha Matic Indonesia Community

Forum Komunikasi Pengguna, Penggemar Motor Yamaha Bertipe Matic

Gallery


November 2009

MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      

Calendar Calendar

Latest topics

» mana yaa souler yg ada di YMIC???
Wed 25 Nov - 15:00:17 by adhiesetia

» Dishub Akan Pasang Rambu Baru 'Belok Kiri Tak Boleh Langsung'
Tue 17 Nov - 13:24:09 by kus

» Reschedule Kunjungan Pabrik Ban Corsa
Mon 16 Nov - 15:50:09 by kus

» Safety Riding Clinic
Mon 16 Nov - 15:47:47 by kus

» Ask Bikin Knalpot
Thu 12 Nov - 9:01:32 by kus

» Kunjungan Pabrik Ban Corsa
Thu 12 Nov - 8:50:05 by kus

» salam kenal dari x-17 gorontalo
Mon 9 Nov - 14:23:06 by kus

» Jangan Asal Bongkar Karbu Vakum!
Wed 14 Oct - 13:57:42 by kus

» Celaka karena Jalan Rusak, PU Bisa Dituntut
Tue 13 Oct - 13:21:47 by kus

Contact US

YMIC 001


YMIC 002


YMIC 003


YMIC 005


YMIC Admin

Join the Milis

Join Milis YMIC

Statistics

Total 180 kiriman artikel dari user in 111 subjects

Total 97 user terdaftar

User terdaftar terakhir adalah Bernath

Telah terbuka


Selamat Datang di YMIC

Kami ucapkan selamat datang di YMIC, silakan melihat-lihat forum kami yg sederhana ini.
Forum ini berjalan beriringan dengan milis YMIC.

Salam YMIC

From YMIC admin

Bagi yg beniat untuk memasang artikel dihalaman depan ini, silakan hubungi moderatorsnya artikel.

Admin Forum YMIC
Bikin Cahaya Lampu Motor Stabil

Fri 19 Jun - 9:48:20 by kus

Jumat, 28/11/2008 | 15:45 WIB

Hampir semua motor jenis bebek atau skubek, penyinaran lampu utamanya tidak stabil. Cahayanya tergantung putaran mesin. Makin tinggi putaran mesin, kian terang sorotannya. Bisa begitu lantaran pakai sistem semi-DC, yakni kabel keluar dari sepul terbagi jadi 3 bagian. Masing-masing ke massa, lampu dan aki.

Ssistem penerangannya diambil langsung dari sepul. Sehingga, nyala lampu mengikuti naik-turun putaran (rpm) mesin.

Beda dengan jenis sport, banyak yang mengaplikasi full DC. Kabel dari sepul keluar hanya dua dan semuanya masuk ke regulator pengisian. Makanya, sekalipun mesin mati, asal kontak masih “ON” lampu tetap menyala karena arus listrik untuk lampu diambil langsung dari aki. “Secara safety, di jalan jelek malam hari dengan rpm rendah, lampu tetap terang,” tegas Arthur Wulur, punggawa bengkel VRT di Bintaro, Jakarta Selatan.

Cara seperti di motor sport pernah dipraktikkan pada bebek dan skubek, tapi muncul keluhan, aki jadi tekor.”Karena tidak mengubah sistem kerja pada sepul dan regulator,” ungkap Sinyo, Arthur biasa disapa. Ia pun coba mendesian regulator sendiri dan sudah dipakai pada banyak bebek, hasilnya tidak ada masalah.

Jadi, di sini Sinyo mengubah pengapian dari semi-DC menjadi full DC. “Ditambah ubahan pada sepul agar lebih banyak menopang kebutuhan regulator,” papar Sinyo. Dan sepul mau kuat supportnya ke regulator, diameter kawat gulungannya diubah dari 1 mm menjadi 1,5 mm atau lebih.

Logikanya, aki diibaratkan bak mandi, sedang regulator jadi keran yang menyuplai air ke bak. Sementara cahaya ibarat gayung yang menimba air. Jadi, jika kucuran airnya deras, digayung banyaknya, cadangan air tak bakalan habis.

Dengan model full DC, kata Sinyo, selain lmapu jadi stabil, kebutuhan arus listrik ke CDI juga makin stabil. “Banyak yang ngomong motor jadi tambah enak, meski CDI nggak diganti,” bangga Sinyo yang menjual satu paket regulator bikinannya plus sepul seharga Rp 350 ribu. Yang ingin membeli atau mengubah lampu motor bisa mkontak Sinyo di (021) 99534907. (Chuenk)


Login

Lupa password?

ShoutMix chat widget

Poll

Top posters

kus
 
toananto
 
haha hihi huhu hehe hoho
 
vcHo6884kof
 
Roni Red Machine
 
kombi ijo
 
lutfi
 
orang tangerang
 
alan_bikersmagz
 
nupo_putih
 

User Yang Sedang Online

Total 4 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 4 Tamu :: 1 Bot

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 12 pada Thu 8 Jan - 15:36:14

YMIC Facebook Pages

Waktu sekarang Fri 27 Nov - 17:19:46