PencarianLatest topicsJoin the MilisStatisticsTotal 180 kiriman artikel dari user in 111 subjects Total 97 user terdaftar User terdaftar terakhir adalah Bernath Telah terbuka | Selamat Datang di YMICKami ucapkan selamat datang di YMIC, silakan melihat-lihat forum kami yg sederhana ini. Forum ini berjalan beriringan dengan milis YMIC. Salam YMIC From YMIC adminCara Menghilangkan Kotoran di Kaca Helm Fri 19 Jun - 9:40:13 by kus Jumat, 2/1/2009 | 14:25 WIB Helm tak cuma pelindung kepala, tetapi juga mata. Nah, bila kacanya kotor, itu bisa mengganggu konsentrasi. Selain karena kotor, konsentrasi juga bisa terganggu karena jenis kaca (visor) yang dipakai terlalu gelap atau berwarna. Menurut Agus hermawan, juragan toko on-line beralamat Juraganhelm.com, sekarang ini banyak jenis kaca helm. ”Gampang membedakannya dari warna. Ada bening (clear), smokey yang light atau dark (gelap), dan pelangi (rainbow),” bilang Agus. Dari ketiga jenis tadi, lanjutnya, masing-masing punya tingkat bahaya yang berbeda. “Kalau sudah rusak, misalnya baret, semua kaca helm berbahaya. Terutama malam hari lantaran baret tadi bisa memecahkan pantulan sinar yang seharusnya masuk merata, jadi berbalik; dan kalau siang hanya membuat pandangan terhalang. Kaca helm bening paling enak. Meski baret, pandangan tidak begitu terganggu. Kalau yang smokey, sudah baret atau buram, view lebih terbatas. Yang terparah jika visor pelangi baret. “Baretnya bikin lapisan atau coating kaca mengelupas. Ini yang bikin pandangan membias,” jelas warga Taman Semanan Indah, Cengkareng, Jakbar itu. Untuk merawatnya, Agus memberi langkah-langkah yang benar. Intinya, memelihara semua merek sama. Caranya, “Gunakan air (harus bersih) dan sabun (sebaiknya yang cair). Sebab, detergen punya butiran kasar yang bisa merusak kaca. Hindari pemakaian (zat) kimia, seperti alkohol. Sebab, kaca helm dari polycarbonate akan buram jika terkena itu,” tegas Agus. Komposisi sabun dan air bebas dan disarankan jangan membersihkan visor dalam kondisi kering. Sebab, butiran atau debu bisa melukai kaca yang terbuat dari polycarbonate. “Meski kaca helm udah dilapisi anti-baret (anti-scratch) atau anti-kabut (anti-fog), tetap saja rusak bila digerus,” lanjutnya. Sekalipun pakai tisu atau busa. Agar lebih aman, kaca helm dilepas dulu. Jika sulit melepaskannya, siram kaca dengan guyuran air dari selang (kucuran jangan terlalu deras). “Jika kotoran sudah lama, bisa pakai tisu, tapi basahi dulu. Setelah itu tempelkan ke visor (jangan digosok) dan angkat setelah beberapa lama. Ulangi beberapa kali sampai kerak kotoran melunak. Setelah itu, siram dengan air dan keringkan pakai kain khusus pengering. (Aries) | LoginLinksTop posters
User Yang Sedang OnlineTotal 4 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 4 Tamu :: 1 Bot Tidak ada User online terbanyak adalah 12 pada Thu 8 Jan - 15:36:14 |
YMIC Facebook Pages |


» Dishub Akan Pasang Rambu Baru 'Belok Kiri Tak Boleh Langsung'
» Reschedule Kunjungan Pabrik Ban Corsa
» Safety Riding Clinic
» Ask Bikin Knalpot
» Kunjungan Pabrik Ban Corsa
» salam kenal dari x-17 gorontalo
» Jangan Asal Bongkar Karbu Vakum!
» Celaka karena Jalan Rusak, PU Bisa Dituntut